Senin, 19 Okt 2026 NasionalPerbankanInvestasiBisnisEkonomi
Breaking
Beranda › Perbankan
Perbankan

BRI Borong Penghargaan BIFA 2026: Kinerja Solid dan Pemberdayaan UMKM Jadi Sorotan

✍️ iken Larasati 🕒 17 Oct 2026 👁️ 2x dibaca
BRI Raih 2 Penghargaan di Bisnis Indonesia Financial Awards 2026, Direktur Utama Hery Gunardi Dinobatkan sebagai Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM
BRI Raih 2 Penghargaan di Bisnis Indonesia Financial Awards 2026, Direktur Utama Hery Gunardi Dinobatkan sebagai Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM Foto: Istimewa

JurnalFinansial.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meraih dua penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 yang digelar di Raffles Hotel, Jakarta, Senin (12/10). Direktur Utama Hery Gunardi dinobatkan sebagai Best CEO – MSME Ecosystem Transformation Champion & Leadership Award, sementara BRI secara kelembagaan menerima Excellent Profitable State-Owned Bank 2026. Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi hadir dalam acara tersebut.

Penghargaan pertama diberikan atas kepemimpinan Hery dalam mendorong transformasi BRI yang kian adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah, sekaligus komitmen memperkuat ekosistem UMKM sebagai salah satu fondasi perekonomian nasional. Penghargaan kedua menjadi pengakuan atas kemampuan BRI mempertahankan profitabilitas yang unggul di tengah dinamika industri perbankan.

Hery menyebut capaian ini sebagai apresiasi atas konsistensi transformasi BRI memperkuat fundamental bisnis dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh insan BRI dalam menjalankan transformasi perusahaan. Kami ingin terus memperkuat peran BRI, bukan hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, mengembangkan skala bisnisnya, hingga mampu naik kelas. Bagi kami, pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan penguatan fundamental dan penciptaan nilai bagi masyarakat,” ujar Hery.

Kinerja Keuangan Semester I 2026

Sepanjang semester pertama 2026, BRI membukukan laba bersih Rp31,2 triliun, tumbuh 17,5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.645,5 triliun, naik 16,2 persen YoY. Kredit untuk segmen UMKM menyumbang Rp1.235,4 triliun, tumbuh 8,6 persen YoY.

Ekosistem Ultra Mikro dan Program Pemberdayaan

Hingga Juni 2026, ekosistem Holding Ultra Mikro melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman dan mengelola 166,3 juta rekening simpanan. Sebanyak 2,3 juta debitur juga berhasil naik kelas. Integrasi layanan keuangan dan pemberdayaan ini membuka akses pembiayaan formal bagi pelaku usaha ultra mikro, meningkatkan kapasitas usaha, dan mendorong mereka berkembang ke segmen yang lebih tinggi.

Di luar pembiayaan, BRI menjalankan sejumlah program pengembangan usaha. Hingga Juni 2026:

  • Desa BRILiaN menjangkau lebih dari 5.700 desa.
  • Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha.
  • Platform digital linkumkm by BRI menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM.
  • Rumah BUMN diikuti sekitar 596 ribu pelaku usaha.

Berbagai inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan mendorong UMKM naik kelas.

Sorotan Penyelenggara BIFA 2026

Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo menyatakan BIFA 2026 menjadi momentum menyoroti perusahaan yang tidak hanya mencetak kinerja finansial kuat, tetapi juga beradaptasi dengan transformasi digital, memperkuat inklusi keuangan, dan menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam strategi bisnisnya.

“BIFA 2026 adalah apresiasi bagi institusi keuangan yang mampu menunjukkan ketangguhan, kinerja berkelanjutan, dan kemampuan beradaptasi. Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi industri keuangan untuk terus berinovasi serta memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” ujar Arif Budisusilo.

Memasuki penyelenggaraan ke-18, BIFA 2026 kembali memberi apresiasi kepada institusi jasa keuangan atas kinerja, inovasi, dan kontribusinya bagi perekonomian nasional. Pengakuan yang diterima BRI mempertegas arah pertumbuhan perseroan yang bertumpu pada fundamental bisnis kuat dan keberpihakan pada ekonomi kerakyatan.

IL
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update