Senin, 19 Okt 2026 NasionalPerbankanInvestasiBisnisEkonomi
Breaking
Beranda › Bisnis
Bisnis

Dorong IKM Hijau, MR.D.I.Y. Gandeng CIMB Niaga Beri Pelatihan Bisnis Berkelanjutan

✍️ iken Larasati 🕒 15 Oct 2026 👁️ 2x dibaca
Dorong IKM Hijau, MR.D.I.Y. Gandeng CIMB Niaga Beri Pelatihan Bisnis Berkelanjutan
Dorong IKM Hijau, MR.D.I.Y. Gandeng CIMB Niaga Beri Pelatihan Bisnis Berkelanjutan Foto: Istimewa

JurnalFinansial.com - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.D.I.Y. Indonesia, IDX: MDIY) menggandeng PT Bank CIMB Niaga Tbk (IDX: BNGA) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk memperkuat kapasitas industri kecil dan menengah (IKM) lewat pelatihan manajemen keuangan dan bisnis berkelanjutan. Pelatihan bertema Growing Sustainably Together: Future Proofing ESG-Driven Supply Chain itu diikuti 100 pelaku usaha, yakni IKM binaan Kemenperin dan pemasok lokal MR.D.I.Y. Indonesia.

Materi pelatihan meliputi penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), pengelolaan keuangan, dan efisiensi bisnis. Langkah ini dinilai strategis karena jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,52 juta unit usaha, atau sekitar 99,7% dari total industri nasional. Transformasi hijau di sektor ini diharapkan membuka akses pasar lebih luas sekaligus mendongkrak daya saing usaha lokal.

Komitmen MR.D.I.Y. Dorong Pertumbuhan IKM

CFO MR.D.I.Y. Indonesia, Rika Juniaty Tanzil, menyebut pelatihan ini bagian dari komitmen perusahaan mendorong pertumbuhan IKM secara berkelanjutan lewat edukasi dan peningkatan kapasitas. Menurutnya, penguatan pengetahuan keuangan dan manajemen bisnis dapat membantu pemasok lokal meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya saing produk. MR.D.I.Y. juga ingin memberi kesempatan bagi produk berkualitas buatan Indonesia menembus pasar modern skala nasional.

CIMB Niaga Tawarkan Edukasi dan Pembiayaan

CIMB Niaga memberikan edukasi pengelolaan keuangan serta solusi layanan finansial, termasuk supplier financing, agar pelaku IKM dapat mengoptimalkan arus transaksi dan mengembangkan usaha. Head of Corporate Banking, Investment Banking Coverage, & Loan Syndication CIMB Niaga, Miranty Supardi, menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung IKM melalui pembiayaan berkelanjutan sekaligus mendampingi transisi ke praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan dan berdaya saing.

Sejalan dengan Program IKM Hijau Kemenperin

Dukungan tersebut selaras dengan Program Pemberdayaan IKM Hijau yang diluncurkan Kemenperin pada Juli 2026 melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA). Program ini bertujuan mempercepat transformasi IKM agar mampu memenuhi tuntutan pasar global lewat praktik usaha yang efisien dan berkelanjutan. Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita, berharap kolaborasi lintas sektor ini menjadi contoh bagi IKM lain dalam menerapkan prinsip industri hijau.

Materi ESG dan Jejak Karbon

Dalam pelatihan, Tri Hita Consulting menyampaikan penerapan ESG bagi IKM, sementara Jejakin membahas penghitungan emisi karbon dan pentingnya pengukuran jejak karbon untuk keberlanjutan bisnis.

Pengalaman Pemasok Lokal KWaS

CV Karya Wahana Sentosa (KWaS Wooden Kitchenware), pemasok lokal MR.D.I.Y. sejak 2023, berbagi pengalaman menerapkan prinsip keberlanjutan, termasuk memakai bahan baku kayu yang bersumber bertanggung jawab dan bersertifikasi Forest Stewardship Council (FSC). Direktur Utama KWaS, Robertus Agung, mengatakan kemitraan dengan MR.D.I.Y. membantu perusahaan memperluas akses pasar serta meningkatkan kapasitas dan daya saing produk. Hingga Oktober 2026, penjualan KWaS di MR.D.I.Y. Indonesia telah mencapai 85% dari total penjualan sepanjang 2025.

Program Pemberdayaan Usaha Lokal

MR.D.I.Y. juga menjalankan program “MR.D.I.Y. Untuk Indonesia”. Pada 2025, lebih dari 300 UMKM di tiga provinsi mengikuti pelatihan tiga bulan yang memadukan digitalisasi dan prinsip keberlanjutan, termasuk penyusunan laporan keberlanjutan berstandar Global Reporting Initiative (GRI). Sepanjang 2025, nilai pembelian MR.D.I.Y. Indonesia dari pemasok lokal mencapai Rp949 miliar.

Dengan lebih dari 1.400 toko di Indonesia, perusahaan membuka akses pasar nasional bagi pemasok lokal tanpa mereka harus membangun jaringan distribusi sendiri. MR.D.I.Y. berharap penguatan kapasitas usaha lokal dapat meningkatkan ketersediaan produk berkualitas, memperkuat industri nasional, dan memberi dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

IL
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update