Selasa, 03 Nov 2026 NasionalPerbankanInvestasiBisnisEkonomi
Breaking
Beranda › Bisnis
Bisnis

Perkuat Riset Bisnis Keluarga, President University Resmikan Pusat Kajian Internasional

✍️ iken Larasati 🕒 29 Oct 2026 👁️ 9x dibaca
President University meluncurkan Pusat Riset Bisnis Keluarga dalam Internasional Conference on Family Business and Entrepreneurship (ICFBE) di Vietnam pada Oktober 2026.
President University meluncurkan Pusat Riset Bisnis Keluarga dalam Internasional Conference on Family Business and Entrepreneurship (ICFBE) di Vietnam pada Oktober 2026. Foto: Kompas.com

JurnalFinansial.com - President University meluncurkan Center for Global Family Business untuk memperkuat penelitian dan kolaborasi dalam pengembangan bisnis keluarga. Peresmian pusat kajian tersebut berlangsung dalam konferensi internasional di Hanoi, Vietnam, pada Oktober 2026, yang diselenggarakan bersama University of Economics and Business, Vietnam National University (VNU-UEB).

Peluncuran dilakukan pada hari kedua International Conference on Family Business and Entrepreneurship (ICFBE) ke-9 yang digelar bersamaan dengan Conference on International Economic Cooperation and Integration (CIECI).

Dekan Fakultas Bisnis President University sekaligus Ketua Panitia, Prof. Anton W. Widjaja, mengatakan konferensi tersebut menjadi kesempatan untuk meresmikan pusat kajian yang secara khusus berfokus pada pengembangan bisnis keluarga.

“Konferensi ini kami jadikan momen untuk meresmikan Pusat Kajian Bisnis Keluarga yaitu Center for Global Family Business,” kata Prof. Anton W. Widjaja.

Konferensi tahun ini mengangkat tema “Reshaping Integration and Enterprise Resilience: Artificial Intelligence, Supply Chains, Trade and Family Business Governance”. Pembahasan mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari tata kelola bisnis keluarga, keberlanjutan perusahaan, hingga suksesi kepemimpinan antargenerasi.

Forum tersebut diikuti ratusan peneliti dari berbagai negara yang mempresentasikan hasil penelitian mereka. Selain menjadi wadah pertukaran pengetahuan, konferensi ini mempertemukan akademisi dan pelaku usaha untuk membuka peluang kerja sama dalam bidang penelitian maupun pengembangan bisnis.

President University berharap interaksi antara dunia akademik dan industri dapat menghasilkan kemitraan yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.

“Terciptanya peluang kolaborasi akademisi dengan pebisnis inilah yang diharapkan oleh President University,” jelas Prof. Chairy, President University.

Perluas Jejaring Bisnis dan Kerja Sama Internasional

Selain memfasilitasi presentasi penelitian, konferensi tersebut menghadirkan agenda international business networking dan business matching. Kedua kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan perusahaan dengan calon mitra internasional serta memperluas jaringan kerja sama lintas negara.

Melalui forum tersebut, peserta memiliki kesempatan untuk membangun hubungan profesional, menjajaki potensi kemitraan, dan mengembangkan peluang kolaborasi antara institusi akademik dan pelaku bisnis.

Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membahas tantangan yang dihadapi perusahaan keluarga di tengah perkembangan teknologi, perubahan rantai pasok, dinamika perdagangan, dan persaingan global.

Center for Global Family Business Dorong Keberlanjutan Usaha

Kehadiran Center for Global Family Business menjadi bagian dari upaya President University dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan bisnis keluarga. Fokus kajiannya mencakup penguatan tata kelola perusahaan, keberlanjutan usaha, serta persiapan suksesi kepemimpinan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Aspek-aspek tersebut menjadi perhatian penting bagi bisnis keluarga agar dapat mempertahankan kesinambungan perusahaan sekaligus beradaptasi terhadap perubahan lingkungan ekonomi.

Melalui pusat kajian ini, President University berharap kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha semakin luas, sehingga hasil penelitian dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik bisnis keluarga.

Inisiatif tersebut diharapkan turut mendorong terciptanya bisnis keluarga yang lebih adaptif, memiliki tata kelola yang kuat, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi global secara berkelanjutan.

IL
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update